Sony New PlayStation 4, Video Game Untuk Si Bungsu Agar Selalu Ceria & Hepi - aulianza blog
Update Terbaru
Loading...

Rabu, 05 April 2017

Sony New PlayStation 4, Video Game Untuk Si Bungsu Agar Selalu Ceria & Hepi

Halo teman-teman, kali ini saya akan bercerita sedikit tentang adikku yang terakhir dari 3 bersaudara, yang mana dia kini duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar. Nggak kerasa udah kelas 5 SD, rasanya baru sebulan yang lalu dia baru masuk SD. Yah begitulah, waktu begitu cepat berlalu tanpa terasa yakan.


Ohya saya lupa, namanya Raisul Akbar, biasa dipanggil Rais. Dia lahir di Banda Aceh tepatnya pada tanggal 25 November 2006. Selang 2 tahun setelah musibah Tsunami yang melanda wilayah Aceh. Beda umur kami lumayan jauh, dia 11 tahun dan saya berumur 21, jauh ya. Terkadang kami bagaikan Tom & Jerry yang selalu gak pernah akur, namanya juga cowok kan haha. Kadang juga kami seperti Doraemon dan Nobita yang selalu akur. Walaupun begitu, kami begitu akrab dan dekat dan saya beserta keluarga sangat menyayanginya, karena kehadirannya di rumah, rasanya rumah gak pernah sepi, kami sekeluarga selalu terhibur atas kelakuannya yang kadang bikin kami geleng-geleng kepala. Contohnya, kadang dia yang ngunci pintu rumah, kadang dia juga nasehatin saya sebagai kakanya dan lainnya.

Rais, begitulah paggilan untuknya oleh teman-temannya, dia orangnya kadang pendiam, pemalu, kadang ceria, kadang galau *ngga deh masa kecil-kecil galau wkwk .. ya begitulah dia, tapi kesehariannya dia selalu ceria, walaupun terkadang maunya dimanja haha, ya wajar anak-anak. Dari kecil ia bercita-cita menjadi pilot, entah kenapa rata-rata anak-anak kalau ditanya besarnya mau jadi apa, pasti jawabannya kalau bukan dokter ya pilot. Ya mungkin karena cita-cita menerbangkan pesawat bukan cita-cita biasa. Kesehariannya, dia hanya punya 3 kegiatan utama, yaitu sekolah, mengaji dan bermain. Di sekolah, dia terlihat begitu aktif dan mudah bergaul. saya terkadang menjemputnya pulang dari sekolahnya jam 12.00 WIB. Dia terlihat sangat senang bermain bersama teman-teman sekolahnya. Selain sekolah, dia juga ikut pengajian TPA yang berada tak jauh dari rumah pada siang hari. 

Nah jadi ceritanya semenjak duduk di bangku kelas 4 SD tahun lalu, dia itu paling senang dengan yang namanya video games, Pada awal tahun lalu, dia dibelikan hadiah mainan video games sama ayah yang harganya sekitar 100 ribuan waktu itu, Dia selalu memainkan video games itu setiap sore hari, kenapa sore hari? karena cuma sore hari ayah ngizinin dia main, kalau malem takutnya malah ngga belajar kan hehe. Namun nggak bertahan lama, setelah sekitar 3 bulan pemakaian video games tersebut rusak, ya mungkin faktor kualitasnya yang tidak terlalu bagus mengingat harganya yang lumayan murah. Ada harga ada kualitas. Sejak video gamesnya rusak, dia biasanya ke rumah temannya yang tidak terlalu jauh dari rumah untuk main video games. Dari sekian banyak games yang ada, dia paling senang bermain games Super Mario dan Need For Speed.

Selain bermain games, dia juga senang bermain bersama teman-teman sebayanya, mulai dari bermain bola kaki, badminton hingga kejar-kejaran, Hampir setiap waktu sore dan hari minggunya digunakan untuk bermain, karena cuma sore dan  hari minggu waktunya untuk main, Pagi hari waktunya sekolah, siang hari waktunya mengaji dan malam hari waktunya belajar.

Berhubung sekarang video gamesnya sudah tidak ada, saya sebagai kakanya berkeinginan untuk membelikannya videos games baru yaitu Sony New PlayStation 4 sebagai kado untuk ulang tahunnya nanti.



Nah, begitulah sedikit cerita dari saya tentang si bungsu ini. Terima kasih sudah membaca.


NB : Artikel ini diikutsertakan pada "Lomba Blog Cerita Hepi Elevenia".
Protected by Copyscape

Bagikan artikel ini

Give us your opinion

Informasi
Selamat datang di aulianza blog!.
Tutup